Ratusan Kasus Omicron Di Jakarta Menjadi Perhatian Nasional

Hari ini Wagub DKI Jakarta Riza Patria khawatir atas cepatnya penularan varian baru Covid 19. WHO merilis 2 varian baru Omicron yang lebih cepat penularannya dari Delta.

Seperti awal Covid tiba di Indonesia, terjadi belakangan setelah mewabah di beberapa negara. Dan pencegahan dilakukan dengan 3T yaitu Test, Tracing dan Treatment. Serta puncaknya dunia melaksanakan vaksin secara masif.

Namun belakangan penularan Covid terjadi kembali, meski vaksin sudah dilakukan. Apalagi mereka yang belum vaksin, tentu membawa kekhawatiran bersama. Beberapa negara sudah memulai vaksin booster sebagai tambahan untuk mencegah tertular.

Saat ini beberapa negara negara menghadapi penularan yang sangat cepat, rumah sakit penuh, bahkan Amerika di nyatakan 1 juta perhari dengan ribuan kematian. Perancis memberikan peringatan keras bagi warganya yang tidak mau vaksin. Peneliti Covid melihat Indonesia tidak menjalankan 3T sehingga dikhawatirkan penularan telah ada, hanya tidak terdeteksi.

Isu utama bagi KPAI adalah jaminan anak anak mendapatkan akses 3T. Kalau orang dewasa tentu bisa mengakses kemanan dirinya dan akses pemulihan secara mandiri. Lalu siapa yang menjamin anak anak, terutama mencegah mereka tertular di layanan publik. Termasuk dalam pelaksanaan PTM 100 persen.

Kemudian anak anak dan keluarga yang melaksanakan liburan selama Nataru. Apakah ada karantina mandiri bagi mereka, mengingat penularan dari dalam dan luar negeri telah diumumkan Satgas Covid 19. Alangkah baiknya bila pasca liburan ada karantina mandiri untuk anak dan keluarga sebelum beraktifitas kembali.

KPAI mengingatkan beberapa SIAP, pertama Satgas Covid siap, Orang tua siap, anak siap, guru siap, sekolah siap, dan terakhir siap on off tidak memaksakan diri, karena sangat dinamis dan selalu berubah dalam beradaptasi dengan varian baru Covid.

Sehingga 100 persen PTM juga berkiblat pada SKB 4 Menteri tentang On off belajar, karena Covid belum selesai, kita harus belajar

Salah satu tujuan Merdeka Belajar adalah pendidikan untuk menjadikan anak anak menjadi pengurang dampak bencana, anak anak berperan aktif. Partisipasi mereka di dengarkan, suara mereka didengarkan. Sehingga jangan sampai dalam situasi ini, anak anak tidak mendapatkan pelajaran sama sekali. Karena ini terkait jaminan masa depan anak di masa pandemi.

Jasra Putra
Kadivwasmonev KPAI
CP. 0821 1219 3515